Logika Matematika Itu Enggak Mutlak!
Hari ini berkesempatan berbincang dengan seorang satpam.
Setelah tanya jawab dan cerita kesana kemari, ternyata beliau usianya seumuran dengan orang tuaku.
Bedanya, beliau memiliki anak 5 bersaudara. Sementara keluarga saya 6 bersaudara. Kalo dipikir di zaman sekarang kok kaya banyak amat yaa nyampe ke setengah lusin π .
Kamu tahu?
Aku terkagum dengan perjalanan hidup keluarga beliau. Bekerja sebagai satpam tapi anak-anaknya bisa membuat bangga kedua orang tuanya.
MasyaAllah.
Salah besar kalo masih ada yang bilang "keterbatasan itu menghambat dan menghentikan segala mimpi". Itu hanya alasan untuk mencari pembenaran bagi para pemalas heuu :( kaya aku gitu ya? π wkwkw.
Sedikit berbagi, semoga menjadi washilah bagi kita untuk semakin kuat dalam berusaha, dan saling menghargai sesama.
Ternyata Bapak itu punya anak yang saat ini sedang mengenyam pendidikan tinggi S2 di luar negeri dengan beasiswa. Ditambah dia sambil bekerja, yang tuntutannya harus keliling Indonesia dan luar negeri.
Huaa masyaAllah.
Belum lagi ada anaknya yang sedang mengenyam pendidikan tinggi S1 di salah satu kampus ternama di Kota Kembang.
Makin warbiyasa nih, masyaAllah..
Ga disangka-sangka ya.
Kalo dipikirin dan dikalkulasiin dari gaji satpam berapa sih? Emangnya bakalan cukup nyekolahin anak-anaknya sampai pendidikan tinggi ditambah biaya hidup yang banyak sekali tanggungannya? Mungkin bakalan minus ya kalo pake logika matematika kita sebagai manusia mah.
Tapi kata Allah, nothing is impossible if Allah says: Kun fayakun!
Karena seyogyanya rezekinya yang kita peroleh bukan hanya dalam bentuk penghasilan rutin yang kita peroleh aja kan? Masih banyak rezeki lainnya yang gak terduga yang Allah bisa kasih gitu aja ke siapapun, kapanpun, dan dimanapun.
Anak-anak Pak Satpam itu membuktikan bahwa setiap orang pasti bisa, pasti mampu to reach the big dreams. Tapi masalahnya mau berusaha apa mau ngeles mulu?
Cuma mampu segitu doang nih kamu dengan modal yang Allah kasih ke kamu?
Jangan cemen!
Semangat yuk, bisa yuk bisa!
Komentar
Posting Komentar